Langsung ke konten utama

Postingan

Single,Pilihan Atau Prinsip

Menjadi single bukanlah perkara mudah bagi sebagian orang. Banyak yang begitu terbebani dengan status tersebut. Misalnya nih, banyak yang komentar miring, bahkan mojokin dengan alasan wanita single itu pasti sukanya pilih pilih, sok kecakepan, sok alim, dan bla bla bla..bahkan ada pula yang lebih parah, karena faktor g laku. Hadehh.. Sebenarnya bukan gitu juga kali.. Dan g separah itu.. Meski pada kenyataannya menjadi single bukan semata mata karena ngga ada cowok yang ngelirik. Tapi, lebih kepada sebuah pilihan, atau bisa jadi sebuah prinsip. Bisa jadi menjadi single itu adalah sebuah pilihan karena ingin fokus terhadap sesuatu yang lain. Misalnya fokus sama karir dsb. Atau bisa jadi, single karena sebuah prinsip yang ingin tetap dipegang teguh.  Misalnya, dengan menjadi wanita single bisa lebih menjaga harga diri dan kehormatan sebagai seorang wanita, sambil menunggu laki- laki yang tepat. Jadi istilahnya pacaran setelah menikah.  Dan itu semua merupakan pilih...

Dilema Gadis Ningrat

Terlahir sebagai keturunan darah biru (bangsawan), Membuat roro cukup kesulitan dalam menentukan pilihan. Terutama dalam persoalan mencari calon pendamping hidup.  Roro merupakan putri kedua raja bangun. Raja yang namanya cukup tersohor seantero negeri nirwana. Pernikahan raja bangun dan permaisuri bintara mendapatkan dua orang putri dan satu orang putra. Kedua orang putrinya bernama baiq roro ningrat dan baiq selemor angen. Sementara putranya bernama lalu sakti mandraguna.  *** Menjadi seorang putri bangsawan, tak lantas membuat roro ningrat merasa tinggi hati. Justru dengan status ningratnya itu menjadikannya lebih rendah hati, serta arif dan bijaksana. Ketika ada yang membutuhkan pertolongan. Roro selalu menjadi yang terdepan dalam membantu, entah itu rakyat jelata maupun yang tergolong kaya sekalipun. Semua orang di matanya sama. Ketika membutuhkan pertolongan, sudah menjadi kewajiban bagi sesama manusia untuk membantu. Tidak perduli mau berstatus ningrat atau r...

Tanpa Arti dan Hanya Sekedar Tulisan

Aku suka menulis.. Meski tulisanku jauh dari kata sempurna.. Tapi aku suka.. Meski tulisanku tak bisa dipahami.. Tapi aku suka.. Meski tulisanku dengan kata kasarnya jelek, bahkan jelek sekali.. Tapi aku suka.. Meski, meski, dan meski.. Selalu ada kata meski..  Dan meski begitu, atau meski demikian.. Aku masih tetap ingin menulis..  Dan suka menulis. Menulis apa yang ingin aku tulis.  Menulis banyak hal.. Menulis, dan lagi lagi,, meski hanya sebait kata dan sebaris kalimat.  Tetap saja ku tulis. Karena aku ingin menulis.. Dan.. Karena aku suka.. Suka menulis..  Ditulis pada 15 September 2016 pukul 02.25 Dini Hari. Tanpa inspirasi, tanpa arti, dan hanya sekedar bahkan sebuah tulisan.. 

Iseng Sebelum ngantuk

Sudah lama sekali tidak berkutat dengan blog ini lagi. Bercerita tentang banyak hal. Entah itu tentang perjalanan, pengalaman, atau hal lainnya. Dari mulai yang paling menarik sampai nggak menarik sekalipun. Tapi nggak semuanya sih bisa aku tuangin disini. Mungkin ada beberapa hal yang cukup dalam tanda kutip dapat " sensor " karena bukan menjadi konsumsi publik. Hehe Tapi terlepas dari itu, banyak hal yang memang bisa kita tuangkan dalam sebuah tulisan. Meski itu hanya sebait kalimat sekalipun, akan tetap menjadi sebuah tulisan.

"Cerita dari Jakarta" by pramoedya ananta toer

Ketika membongkar buku-buku di rumah. Eh. Tiba- tiba nemu buku ini " cerita dari jakarta " karyanya pramoedya ananta toer. Yang notabene adalah seorang penulis ternama di indonesia. Bapak sastra indonesia. Setiap karyanya selalu menarik untuk di baca. Nah. Untuk buku kali ini. "Cerita dari jakarta" adalah merupakan sekumpulan cerpen yang mengisahkan tentang beragam perjalanan hidup di kota metropolitan jakarta. Yang mengambil setting waktu tahun 1948- 1965.. Beragam cerita pendek dalam buku ini. Akan membuat kita kadang merasa miris, merasa sedih bahkan bahagia. Digambarkan begitu menarik dan tentunya asyik untuk dibaca. Saya awalnya tidak begitu tertarik dengan buku yang satu ini. Karena menurut saya mungkin isinya nanti akan sulit dicerna. Eh. Ternyata diluar dugaan. Buku ini setiap lembarannya membuat saya ingin terus membaca dan membaca lagi. Untuk lebih jelasnya mungkin sahabat bisa membaca sendiri buku ini. Kumpulan cerpen di dalamnya membuat kita akan leb...

Merantaulah, Temukan Hal Luar Biasa Di Luar Sana

“ merantau bukan untuk melupakan tanah kelahiran, tapi untuk membawa bendera kemenangan, yang namanya kesabaran, kemandirian, dan sejuta pengalaman baru”. Quote lulu kirei..   *** Bagi sebagian orang yang masih awam mungkin akan berpikir “ buat apa nguliahin anak jauh – jauh ke negeri orang,   anak cewek lagi. Toh nanti juga ujung – ujungnya tetap bakalan hidup di rumah juga” ( berumah tangga dan melayani suami ). Yah.. bolehlah sebagian orang berpikir pendek seperti itu. Tapi bagi kedua orang tuaku. Anak cewek ataupun cowok, bagi mereka memiliki hak yang sama untuk mengenyam pendidikan setinggi mungkin. Khususnya bapakku, yang notabene adalah seorang guru dan kepala sekolah di salah satu madrasah di desaku. Tapi ibundaku juga nggak kalah sama bapakku, dulu juga pernah ngerasain yang namanya ngajar. Maklum lulusan PGA (sekelas SMA kalau zaman sekarang ). Tapi setelah menikah. Ibuku lebih memilih untuk berwirausaha yaitu menjadi penjahit. Sedangkan bapak l...